Belajar Git: Mengenal Perintah Git Branch

Estimated: 3 min read
Belajar Git: Mengenal Perintah Git Branch

Git memang mendukung satu proyek dikerjakan oleh beberapa orang di dalam tim.

Tapi bagaimana jika satu berkas yang sama dikerjakan oleh beberapa orang? Apakah akan bermasalah?

Tentu saja bermasalah....

Salah satu masalahnya dikenal dengan istilah conflict.

Conflict umumnya terjadi ketika dua orang telah mengubah satu berkas yang sama atau jika salah satunya mengubah berkas dan yang lainnya menghapus berkas tersebut. Dalam hal ini, git tidak dapat secara otomatis menentukan perubahan mana yang akan diambil dan disimpan.

Masalah lainnya yang akan terjadi adalah commit menjadi berantakan dan akan menyulitkan untuk pengembangan yang lebih besar ke depannya.

Untuk mengatasi masalah-masalah tersebut, git sudah menyediakan branch (cabang).

git branch

Setiap orang akan memiliki branch-nya sendiri sehingga tidak mengganggu pekerjaan orang lain jika memodifikasi berkas yang sama.

Mari kita lihat beberapa hal yang sering digunakan dalam penggunaan branch pada git...

1. Membuat Branch Baru

Pembuatan branch dapat dilakukan dengan perintah git branch <nama branch>.

git branch develop

Dengan perintah di atas berarti kita membuat branch baru dengan nama develop.

Kita juga dapat membuat branch baru dengan perintah git checkout -b <nama branch>.

git checkout -b develop

Apasih perbedaannya???

Ketika membuat branch dengan perintah git checkout maka git akan otomatis melakukan checkout ke branch baru tersebut, sedangkan dengan perintah git branch git tidak akan melakukan checkout ke branch yang baru dibuat.

Sekarang kita sudah berhasil membuat branch baru, untuk melihat branch-branch yang ada di repositori git dapat menggunakan perintah berikut:

git branch

Git akan menampilkan list branch yang ada pada local repositori kita.

$ git branch
  develop
* master

Branch develop sudah berhasil dibuat, selanjutnya kita akan pindah ke branch tersebut untuk melakukan perubahan.

git checkout develop

Sekarang branch develop siap digunakan, perubahan apapun yang kita lakukan pada branch develop tidak akan mempengaruhi berkas yang ada pada branch master.

2. Mengubah Nama Branch

Kebanyakan orang akan menghapus dan membuat ulang branch ketika ingin mengubah nama branch 😅.

Padahal sebenarnya mengubah nama branch bisa menggunakan perintah:

git branch -m <nama branch baru>

Perintah di atas akan merubah nama branch yang sedang aktif.

$ git branch
* develop
  master

Misalnya seperti di contoh di atas, branch yang sedang aktif adalah develop, ketika kita menjalankan perintah:

git branch -m dev

Maka git akan otomatis merubah nama branch develop menjadi dev.

Bagaimana jika kita sedang berada di branch master tetapi ingin mengubah nama branch develop???

Kita juga bisa merubah nama branch dengan perintah seperti berikut:

git branch -m <nama_branch_lama> <nama_branch_baru>

Misalnya kita berada pada branch master tetapi ingin mengubah branch develop cukup dengan perintah:

git branch -m develop dev

3. Menghapus Branch

Setelah selesai bekerja pada branch tertentu dan perubahannya sudah digabungkan dengan branch utama, kita dapat menghapus branch tersebut tanpa kehilangan perubahan yang telah kita lakukan pada branch tersebut karena perubahannya sudah ada di branch utama.

Kita dapat menghapus branch dengan perintah git branch -d <nama_branch>.

git branch -d dev

Bila kita sudah melakukan perubahan di dalam branch dev dan belum menggabungkan perubahan ke dalam branch utama, maka akan terjadi error seperti berikut:

error: The branch 'dev' is not fully merged. If you are sure you want to delete it, run 'git branch -D dev'.

Error di atas menjaga agar kita tidak kehilangan semua perubahan yang telah kita lakukan pada branch yang ingin dihapus.

Jika kita benar-benar yakin ingin menghapusnya tanpa menggabungkan ke branch utama, kita dapat menjalankan perintah:

git branch -D dev

Perhatian! : Hati-hati menggunakan argumen -D, karena argumen tersebut akan menghapus branch pada git tanpa peringatan.

Kesimpulan

Kita sudah belajar tentang branch (cabang) pada git. Dalam proyek yang menggunakan git, branch sudah pasti akan sering digunakan, karena hampir tidak mungkin jika pekerjaan yang dilakukan oleh banyak orang hanya menggunakan satu branch saja.

Hal ini akan membuat repositori git kita berantakan dan tidak terstruktur, serta akan banyak masalah-masalah yang akan muncul kedepannya, salah satunya adalah conflict.

Kita masih akan melihat lebih banyak lagi tentang fitur-fitur yang ada pada git di artikel berikutnya.

Semangat belajar...Sampai Jumpa 😄

Comments

Mohon sertakan informasi yang detail saat bertanya tentang eror, seperti: pesan error, log, dan screenshot.